Putra Daerah Asli Musirawas Berhasil Capai Quintrick (5 Kali Berturut-Turut) Jabat Kasi Intel

Daerah1515 Dilihat
banner 468x60

PALEMBANG – Anda pernah mendengar istilah quintrick? Istilah quintrick tentu tak asing bagi para penggemar sepak bola, meskipun istilah ini tak setenar hattick (seorang pemain mencetak 3 gol dalam sebuah pertandingan), namun sejatinya quintrick jauh lebih hebat dari hattrick.

Quintrick adalah istilah dalam sepakbola ketika seorang pemain mampu mencetak 5 gol dalam sebuah pertandingan dan tak banyak pemain yang mampu melakukannya, mereka yang mampu mencetak 5 gol dalam sebuah pertandingan pastilah seorang bintang, sederet pemain bintang yang pernah mencetak 5 gol dalam sebuah pertandingan diantaranya Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, serta Alan Sheares.

banner 336x280

Jika dalam dunia sepakbola kita mengenal Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, serta Alan Sheares sebagai bintang lapangan hijau salah satunya karena quintrick yang pernah mereka lakukan serta aksi mereka selama bermain sepakbola, maka rasanya kita layak pula menyematkan bintang pada seorang punggawa Korps Adhyaksa bernama Abu Nawas, SH., MH.

Abu Nawas rasanya sangat layak kita sebut sebagai bintang, hal ini karena pria yang merupakan putra asli daerah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan tersebut juga telah manyamai capain Lionel Messi dan kawan-kawan dalam karirnya di Korps Adhiyaksa, pria yang akrab disapa Abu tersebut telah menorehkan Quintrick (Lima kali berturut-turut) dipercaya menjabat Indera Adhyaksa (Kasi Intelijen) dilingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, yakni Kasi Intel Kejari Muara Enim, Kasi Intel Kejari Ogan Komering Ulu, Kasi Intel Kejari Musi Banyuasin, Kasi Intel Kejari Dumai, dan Kasi Idologi Politik, Pertahanan dan Keamanan bidang Intelijen pada Kejati Sumatera Selatan.

Abu mulai meniti karier sebagai Staf Intel Kejari Lubuk Linggau, beberapa tahun kemudian dirinya mengikuti pendidikan Jaksa di Kejaksaan Republik Indonesia, usai mengikuti pendidikan jaksa, dirinya ditugaskan sebagai Jaksa Fungsional di Cabang Kejari Lahat di Empat Lawang. Saat di Empat Lawang ini, dirinya sempat di tunjuk Plh. Kasintel Empat Lawang, selanjutnya karirnya berlanjut ke Kejari Lubuk Linggau sebagai Jaksa Fungsional Bidang Pidum.

Pada tahun 2017 atas dedikasi dan kinerjanya, Abu Nawas mendapat promosi menjadi Kasi Intelijen pada Kejari Muara Enim, lalu pada tahun 2018 Abu Nawas dipindahtugaskan sebagai Kasi Intelijen Kejari Ogan Komering Ulu, selanjut pada tahun 2020 dirinya dimutasi lagi dan kali ini dipercaya menjadi Kasi Intelijen Kejari Musi Banyuasin, kemudian bulan September tahun 2022 kembali mutasi dan promosi ke Provinsi Riau tepatnya di Kejari Dumai dan pria yang dikenal dekat dengan awak media itu kembali menjabat Kasi Intelijen, lalu April 2024  kembali mutasi dan promosi ke Sumatera Selatan dan dipercaya menjabat Kasi Idologi Politik, Pertahanan dan Keamanan bidang Intelijen pada Kejati Sumatera Selatan.

Abu Nawas yang telah malang melintang di dunia intelijen ini dikenal dikalangan awak media sebagai sosok yang selalu berhubungan langsung dengan semua lapisan masyarakat, terutama dengan kaum jurnalis, dan bahkan dirinya juluki Jaksa  “Sahabat Media”, karena dimanapun bertugas selalu di kenal dekat dan bersahabat dengan para “kuli tinta” yang bertugas diwilayahnya.

Pisah sambut Abu Nawas, SH., MH., sebagai Kasi A yang membidangi Idologi Politik, Pertahanan dan Keamanan yang menggantikan Dian Marvita, SH., MH., sendiri dilaksanakan di Aula Rapat Asisten Intelijen Kejati Sumatera Selatan, Rabu (05/06/2024).

Dalam sambutannya, Asisten intelijen Kejati Sumsel Bambang Panca Heriadi, SH.MH., menyampaikan ucapan selamat datang kepada Abu Nawas, SH., MH., “Selamat datang buat Kasi A bapak Abu Nawas, selamat bergabung di Intelijen Kejati Sumsel, agar segera menyesuaikan diri,” ucap Bambang Panca Heriadi.

Sesuai dengan tupoksi Intelijen Kasi A yang membidangi Politik, menurut Bambang, Abu Nawas akan melakukan pemetaan terhadap pelaksanaan pilkada serentak 2024 di seluruh kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Di sela – sela pisah sambutnya di Kejati Sumsel, saat di temui awak media, Abu Nawas menyampaikan bahwa dirinya kembali ke kampung halaman untuk menjalankan tugas negara, perintah undang-undang dan institusi yang sangat dia cintai dan banggakan.

Saat di tanya awak media, apa tips atau kunci, bisa menjadi 5 kali menjabat kasi intel, Abu Nawas menjelaskan bahwa kuncinya adalah bersyukur.

“Simpel kuncinya, yaitu bersyukur,  jujur, ikhlas, loyal, taat dengan aturan, ikuti perintah  dan  petunjuk pimpinan dan menjaga integritas, loyal tanpa batas, mengayomi seluruh staf, dan setiap bertugas setia pada Tri Krama Adhyaksa,” jelas Abu Nawas.

Terkait target kedepan dalam menjalankan tugas selaku Kasi A, ayah dua anak ini menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan tugas sesuai tupoksi yang telah ditentukan intitusi.

“Saya siap menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi yang telah di tentukan oleh institusi, berusaha berguna bagi nusa dan bangsa, bermanfaat bagi orang lain, dan menjaga marwah panji Adhyaksa,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai karirnya apakah dirinya mempunyai cita-cita lebih tinggi, secara diplomatis dirinya menjawab bahwa dirinya siap melakukan yang terbaik untuk Korps Adhyaksa.

“Saya sudah sangat bersyukur sudah sampai titik ini, tapi bila di percaya untuk ke jenjang lebih tinggi, saya siap melakukan yang terbaik untuk Korps Adhyaksa sesuai dengan tugas dari pimpinan,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *